METSULINDO® 20 WP

METSULINDO® 20 WP

Bahan Aktif: metil metsulfuron 20%

Herbisida selektif sistemik, pra tumbuh dan purna tumbuh berbentuk tepung yang dapat disuspensikan berwarna putih sampai krem untuk mengendalikan pakis-pakisan pada hutan tanaman industri, gulma berdaun lebar pada pertanaman kelapa sawit (TBM) dan karet (TBM) serta gulma berdaun lebar, gulma berdaun sempit dan teki pada pertanaman padi sawah.

KEUNGGULAN METSULINDO 20 WP

  • Hemat Pakai. Metsulindo 20 WP cukup diaplikasikan dengan dosis yang sangat rendah: 10 - 20 g/ha, sehingga lebih hemat dipakai, tetapi tetap memberikan hasil yang memuaskan.
  • Aman Bagi Tanaman. Metsulindo 20 WP bersifat selektif, mematikan gulma sasaran tetapi tidak mengakibatkan kerusakan pada tanaman yang dibudidayakan.
  • Mengendalikan Gulma Sejak Awal. Metsulindo 20 WP bekerja secara sistemik menyebabkan kematian pada gulma sasaran dengan cara menghambat pembelahan sel-sel di dalam jaringan. Dapat mematikan benih gulma maupun gulma yang baru tumbuh, sehingga dapat diaplikasikan beberapa saat sebelum atau sesudah tanam.
  • Mengendalikan Gulma Secara Menyeluruh. Metsulindo 20 WP bersifat sistemik yang dapat masuk ke dalam jaringan gulma melalui penyerapan oleh akar maupun daun, sehingga dapat mengakibatkan kematian menyeluruh pada semua bagian gulma.
Tanaman dan Gulma SasaranDosis/Konsentrasi FormulasiCara dan Waktu Aplikasi

Kelapa Sawit (TBM)

Gulma berdaun lebar

Ageratum conyzoides

Borreria alata

Cleome rutidosperma

Synedrella nodiflora

75 - 150 g/ha

Aplikasi dilakukan dengan cara penyemprotan volume tinggi pada saat penutupan gulma sudah mencapai 75%. Volume semprot 500 l/ha, tidak turun hujan 4 jam setelah aplikasi.

Karet (TBM)

Gulma berdaun lebar

Ageratum conyzoides

Borreria alata

Calopogonium mucunoides

Synedrella nodiflora

Commelina diffusa

Mikania micrantha

 

50 - 75 g/ha

65,5 - 75 g/ha

50 - 75 g/ha

50 - 75 g/ha

75 g/ha

Aplikasi dilakukan dengan cara penyemprotan volume tinggi 500 l/ha menggunakan nozel biru. Waktu aplikasi dilaksanakan pada kondisi penutupan gulma sasaran mencapai 75%, tidak turun hujan.

Padi Sawah

Gulma berdaun lebar

Monochoria vaginalis

Marsilea crenata

Sphenochlea zeylanica

Gulma golongan rumput

Leptochloa chinensis

Teki

Cyperus iria

Fimbristylis miliacea

 

7,5 - 20 g/ha

 

7,5 - 20 g/ha

 

7,5 - 20 g/ha

 

7,5 - 20 g/ha

 

Aplikasi dilakukan dengan cara penyemprotan volume tinggi (250 l/ha) 7 - 14 hari setelah tanam. Apabila aplikasi dilakukan sebelum ditemukan adanya gulma, air di dalam petakan sawah agar tidak dibuang. 

Brosur